Jumat, 24 Oktober 2008

Look Behind You!!


Indah negeri ini tidak pernah dinikmati oleh penghuninya. bahkan tidak sedikit orang-orang yang mencibir keadaan negeri ini. entah kenapa banyak kaum borjuis yang lahir di negeri ini, apakah sudah semodern yang telah di bayangkan.
Entah kenapa saya sudah banyak merasakan kepedihan, kesengsaraan hingga penderitaan. banyak kaum-kaum elit y
ang tak pernah melihat kebelakang dan menyadari latar belakang mereka ketika negeri ini dijajah dan ditindas secara tidak manusiawi. apakah sudah sebobrok mobil oplet negeri ini, sehingga tak pernah diservis kejiwaan dan bathinnya.
Waktunya kita melawan ketertindasan kita dari kaum borjuis dan menentang semua kebijakannya. demokrasi telah hancur oleh para birokrat tak bertanggung jawab, tidak pantas negara ini berdiri dengan ideologi demokrasi, karena demokrasi telah usang ditelan mati pencetusnya. waktunya mendirikan ideologi teokrasi islam yang berdasarkan Al-Qur'an dan As-Sunah, sebagaimana dicontohkan pada jaman nabi
Muhammad SAW dan pada masa dinasty Ab-Bassyiah. kemajuan intelektual serta kemajuan teknologi lahir di jaman itu.
Kini waktunya melihat kebelakang dan apa yang terjadi di belakang jangan hanya bisa mati ungkapan seolah kita tak melihat apa-apa hanya hitam putih kehidupan yang kita alami, berwarnalah kalian sehinggan menjadi pela
ngi yang menghiasi langit setelah hujan seolah olah negeri ini menangis dan ada secercah pelangi yang menghiasi negeri ini, yang menandai adanya cahaya hati di negeri ini.






Hidup tak selamanya indah, tidak seperti air yang mengalir di daun, kita harus selalu mengambil hikmah dari peristiwa kehidupan kita. Dan menelaah semua secara manusiawi tidak secara hewani yang mengutamakan emosi dan insting, kita menelaah dengan akal dan spiritual, sehingga menelurkan kehidupan yang nyaman dan tidak lagi membutuhkan aplikasi yang seharum tai.
Hidup haruslah sederhana, karena hidup ini fana berujung. Terapkanlah prinsip "hidupku mengatur kehidupan, bukanlah kehidupan mengatur hidupku". secara pengertiannya kita tak perlu memusingkan perkembangan jaman serta tak perlu memusingkan segala tetek bengek yang berkaitan dengan gaya hidup, hiduplah seadaanya tak perlu memaksakan kehendak. Hilangkanlah pikiran gengsi jauhkanlah keegoisan, maka hidup kita akan selancar hidup para nabi, meskipun tak pernah sama dan tak akan pernah sama.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

leave comment yang tidak berbau sara dan sex